![]() |
| Jefrry, S.Pd |
👇
Materi Belajar IPA Kelas IV
A. Pengertian Gaya

Pengertian gaya di sini (sains) tidak sama dengan gaya berpakaian atau gaya berbicara. Gaya merupakan dorongan atau tarikan. Contoh gerakan dorongan adalah menutup pintu dan menendang bola. Adapun contoh gerakan tarikan adalah membuka pintu dan menarik gerobak.
B. Pengaruh Gaya terhadap Benda
Sebuah benda yang mendapat gaya akan mengalami perubahan. Ada tiga pengaruh yang ditimbulkan gaya terhadap benda.
1. Gaya menggerakkan benda diam.
Kita dapat menemukan banyak sekali contoh benda yang
bergerak. Sepeda, mobil, bus, truk, pesawat, kereta api, dan kapal
dapat bergerak, meskipun sebelumnya diam di tempatnya.
2. Gaya mengubah kecepatan dan arah benda yang bergerak
Gaya yang diberikan pada benda yang bergerak memberi hasil
yang berbeda-beda. Jika benda yang bergerak diberi gaya maka
kemungkinannya sebagai berikut. Benda menjadi diam. Benda
bergerak semakin cepat atau semakin lambat. Atau arah gerakkan
benda berubah.
Contohnya bola menggelinding
ke arahmu. Kemudian berbalik
arah saat kamu tendang kembali.
Semula arah bola ke arahmu,
tetapi setelah kamu tendang,
bola berbalik arah.
Gerak benda dapat dipercepat
dengan memberinya
gaya. Contoh saat bola meng-gelinding kemudian ditendang
keras. Bola tersebut akan bergerak semakin cepat. Artinya,
semakin besar gaya diberikan maka gerak benda semakin cepat.
3. Gaya mengubah bentuk benda.
Apa yang terjadi saat karet gelang kita tarik? Ya tentu saja
karet itu akan meregang. Panjang karet menjadi lebih panjang
dari sebelumnya. Karet menjadi melar karena dikenai gaya. Hal
ini menunjukkan bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda.
Tanah liat jika ditekan bentuknya berubah. Tanah liat merupakan
bahan yang mudah berubah bentuk. Jika tanah liat kita tarik atau
dorong, bentuknya akan berubah mengikuti gaya yang kita berikan.
Perajin keramik memberikan (tarikan an dorongan) pada tanah
liat untuk membuat bentuk-bentuk keramik seperti guci, kendi,
dan vas bunga.
Pertemuan 1
