Senin, 28 Agustus 2017

Lembar Kerja Analisis Data Mutu Pendidikan SDN Anotaurei

Resiko Jika Standar Mutu Tidak Tercapai Penyebab Tidak Tercapainya Standar Mutu Penyelesaian Pelibatan
4 5 6 7
Peserta didik tidak menunjukan perilaku yang baik  1. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan belum bisa dijadikan teladan oleh
siswa.
bimbingan konseliing bagi peserta didik secara terintegrai dalam pembelajaran 1. Kepala sekolah  2. Guru kelas             3. guru mata pelajaran                  4. pengawas                 5. Orang tua siswa 
  2. Kurang adanya bimbingan secara individual bagi peserta didik sesuai kompetensi siswa yang terintegrasi dalam pembelajaran disekolah    
       
Perilaku siswa di bawah tahap perkembangan yang sesuai. Kompetensi guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran kurang. perlu adanya Bimtek perangkat pembelajaran sesuai karakteristik mata pelajaran 1. Kepala sekolah  2. Guru kelas             3. guru mata pelajaran                  4. pengawas                 5. Orang tua siswa 
       
Kegiatan pembelajaran siswa tidak terarah untuk mencapai kompetensi dasar Sekolah tidak mengembangkan silabus sesuai karakteristik sekolah Membedah silabus sesuai pendekxatan tematik dan mata pelajaran 1. Kepala sekolah  2. Guru kelas             3. guru mata pelajaran                  4. pengawas                 5. TPK Sekolah    
       
Penilaian hasil belajar tidak dapat digunakan untuk mengukur dan mengetahui
pencapaian kompetensi siswa
Perangkat penilaian terutama untuk penilaian sikap memiliki indikator penilaian yang tidak lengkap    
       
Kedalaman substansi materi pembelajaran kurang maksimal. Masih ada guru kurang termotivasi untuk meningkatkan kualifikasi akademik.    
       
Pembiayaan untuk jumlah rombongan belajar kecil kurang efisien Jarak tempuh dan lokasi sekolah tidak stategis akibat peraturan zonasi dalam perencanaan tata ruang wilayah kurang optimal    
Pengelolaan sekolah tidak mengarah pada membentukan lulusan yang selaras dengan visi institusi dan visi pendidikan nasional. Kepala sekolah kurang mampu menjalankan tugas kepemimpinan.    
Siswa rentan tidak melanjutkan pendidikan di sekolah Sekolah tidak memiliki data siswa tidak mampu.